Tidakada mudharat bagimu memulai dari mana saja; Subhanallah (Mahasuci Allah), walhamdulillah (dan segala puji bagi Allah), wa laa ilaaha illallah (dan tidak ada sembahan yang haq kecuali Allah), wallahu akbar (dan Allah Mahabesar)." Tidak berhenti sampai di situ, berdzikir menggunakan kalimat ini memiliki keutamaan lainnya.
kisahsufi #buyaarrazyhasyim #arrazyhasyim
IniManfaat Baca Dzikir Ya Latif. Rezeki merupakan segala anugerah Allah kepada manusia baik berupa kesehatan, kesempatan, kecerdasan, tidak hanya urusan keuangan saja. Banyak orang yang diberikan kemudahan dalam urusan keuangan tapi merasakan kesusahan urusan yang lain misalnya keluarganya sakit-sakitan yang malah menghabiskan hartanya.
Paraulama menyebutkan bahwa khasiat asmaul husna Ya Allah, sangat banyak. Ulama menjelaskan barangsiapa yang mendawamkannya setiap hari seribu kali dengan menyebut: ( Ya Allah Ya Huwa ), maka Allah akan memberikannya rezeki berupa sempurnanya keyakinan. Dalam al-Arbain al-Idrisiyah, disebutkan dengan lafadz ( ( Ya Allah al-Mahmud fi kulli fa
Oleh M Kholid Syeirazi. Sebagian tarekat mengamalkan dzikir 'Hu Hu Hu.'. Ada yang bilang 'Hu' adalah dhamir sya'n, terambil dari kata « فاعلم انه لا اله الا الله ». Orang yang sudah 'larut' dalam Allah hanya sanggup berucap 'Hu Hu Hu.'. Makna dhamir sya'n merujuk kepada Dzat yang wujudnya 'dhahir' (nyata) dalam 'dhamir' (hati).
AlQuran juga menyebut keistimewaan dzikir pagi dan petang. Allah SWT berfirman dalam surat Ar-Rum ayat 17-18, yakni: "Maka bertasbihlah kepada Allah pada petang hari dan pagi hari (waktu subuh), Dan segala puji baginya baik di langit, di bumi, pada malam hari maupun pada waktu zuhur (tengah hari).".
.
Tanya Tadz, bgmn hukum dzikir dg cuma baca Allah… Allah.. atau hu.. hu… Krn ada beberapa thoriqat yg aku tahu mempraktekkan dzikir sperti itu. Trim’s Jawab Bismillah was shalatu was salamu ala rasulillah, amma ba’du, Ada beberapa prinsip yang perlu kita pahami terkait dzikir kepada Allah. Pertama, hakekat dzikir kepada Allah adalah memuji Allah dengan pujian yang layak untuk Allah. Karena itu, kita tidak boleh memberikan pujian yang tidak layak untuk Allah, sekalipun itu pujian yang baik untuk makhluk. Misalnya sifat subur, dalam arti berpotensi memiliki anak dan keturunan. Bagi makhluk, ini sifat sempurna. Karena mandul adalah sifat yang buruk bagi makhluk. Sebaliknya, bagi Allah, ini sifat yang tidak layak diberikan kepada Allah, karena Allah Maha Suci dari memiliki anak dan keturunan. Karena itu, yang paling tahu tentang cara memuji Allah yang benar Allah sendiri, dan bentuk memuji Allah yang paling sempurna adalah dengan cara dan lafal yang Allah ajarkan. Dalam salah satu doanya, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam pernah mengutarakan pujiannya, …وَأَعُوذُ بِكَ مِنْكَ لَا أُحْصِي ثَنَاءً عَلَيْكَ أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِك Aku berlindung kepada-Mu dari hukuman-Mu, aku tidak mampu menyebut semua pujian untuk-Mu, sebagaimana Engkau memuji diri-Mu sendiri..HR. Muslim 486, Nasai 169, Abu Daud 879, dan yang lainnya. Kedua, dalam bahasa arab, satu kalimat disebut memiliki makna sempurna jika dia berbentu kalam atau jumlah mufidah kalimat sempurna. Jumlah mufidah ada 2 Jumlah ismiyah kalimat yang diawali isim, yang membentuk susunan mubtada’ – khabar subjek – prediket. Misalnya Ahmad seorang guru. Ahmad mubtada’ subjek, dan seorang guru khabar prediket. Jumlah fi’liyah kalimat yang diawali fi’il kata kerja, yang membentuk susunan fi’il – fa’il pelaku. Susunan semacam ini mungkin tidak lazim dalam bahasa indonesia, namun ini ma’ruf dalam bahasa arab. Misalnya Telah datang Ahmad. Telah datang fi’il kata kerja, dan Adi fa’il pelaku. Karena itu, bukan termasuk kalimat sempurna ketika hanya tersusun dari SATU kata, tanpa kata lainnya. Misalnya, ada orang yang mengucapkan Ahmad… Ahmad… Orang yang mendengar tidak akan memahami apapun. Ada apa dengan Ahmad? Ahmad kenapa? Kecuali jika dia mengucapkan kata Ahmad’ karena menjawab pertanyaan. Misal, “Siapa yang datang?” kemudian ada orang menjawab, “Ahmad.” Kemudian, kalimat semacam ini juga bukan pujian untuk Ahmad. Berbeda ketika ada orang mengatakan Ahmad pinter, Ahmad dermawan, Ahmah Cah bagus, dst. Pendengar akan memahami apa yang diucapkan dan dia juga menyadari bahwa itu pujian. Zikir dengan lafal Allah… Allah… Dengan memahami dua pengantar di atas, kita bisa mengetahui status zikir dengan lafal Allah… Allah… atau hu… hu… Para ulama menyebutkan dengan zikir dengan isim mufrad dzikir dengan satu kata. Syaikhul Islam mengatakan والذكر بالاسم المفرد مظهرا ومضمرا بدعة في الشرع وخطأ في القول واللغة فإن الاسم المجرد ليس هو كلاما لا إيمانا ولا كفرا Zikir dengan isi mufrad satu kata, baik lahir diucapkan maupun batin dalam hati adalah bid’ah dalam syariat, salah secara etika berbicara dan keliru secara bahasa. Karena satu kata, bukan kalam kalimat sempurna, bukan iman dan bukan pula kekafiran. Majmu’ Al-Fatawa, 10/396. Syaikhul islam menyebut zikir ini sebagai tindakan bid’ah karena tidak ada satupun dalil yang menyebutkannya. Tidak pula dipraktekkan para sahabat dan orang soleh masa silam. Kemudian beliau menegaskan bahwa zikir semacam ini kesalahan dalam etika bicara dan tinjauan bahasa. Karena satu kata, tidak bisa disebut kalimat sempurna. Orang mengatakan Allah.., Allah.., tidak bisa disebut memuji maupun mencela Allah. Karena dalam kalimat ini tidak mengandung unsur pujian maupun celaan. Berbeda ketika seseorang mengatakan, Allahu Akbar., Allahu Ar-Rahman., Allah Yang Maha Esa, dst. kalimat semacam ini sempurna dan mengandung unsur pujian. Kemudian Syaikhul Islam menyebutkan beberapa dalil tentang zikir yang paling utama dalam syariat, وقد ثبت في الصحيح عن النبي صلى الله عليه وسلم أنه قال أفضل الكلام بعد القرآن أربع وهن من القرآن سبحان الله والحمد لله ولا إله إلا الله والله أكبر Terdapat dalam hadis shahih dari Nabi shallallahu alaihi wa sallam, beliau bersabda, “Ucapan yang paling afdhal setelah Al-Quran ada 4, dan semuanya dari Al-Quran Subhanallah, Alhamdu lillah, Laa ilaaha illallah, dan Allahu akbar. HR. Ahmad 20223 dan sanadnya dinilai shahih oleh Syuaib Al-Arnauth Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam juga bersabda, أفضل الذكر لا إله إلا الله Zikir yang paling utama adalah Laa ilaaha illallah HR. Turmudzi 3383, Ibn Majah 3800 dan dinilai hasan oleh Al-Albani Dalam hadis lain, beliau bersabda, أفضل ما قلت أنا والنبيون من قبلي لا إله إلا الله وحده لا شريك له له الملك وله الحمد وهو على كل شيء قدير Kalimat terbaik yang kuucapkan dan diucapkan para nabi sebelumku adalah Laa ilaaha illallah wahdahu laa syariika lah, lahul mulku wa lahul hamdu, wa huwa ala kulli syaiin qadiir. Majmu’ Al-Fatawa, 10/396. Dalam Al-Quran maupun hadis, Allah tidak pernah mengajarkan kepada kita zikir dengan lafal Allah… Allah…, namun dengan lafal lengkap yang mengandung pujian Subhanallah.., alhamdulillah, Allahu Akbar, atau Laa ilaaha illallaah, dst. Zikir Bilal Anda yang pernah membaca sirah nabawiyah tentu pernah mendengar ini. Bilal bin Rabah, sahabat mulia yang ketika masuk islam masih menjadi budak Umayah bin Khalaf. Belliau disiksa dengan sangat sadis oleh sang majikan. Di terik padang pasir yang sangat panas, ditindih batu besar yang panas, dipaksa untuk mengucapkan Lata.., Uzza, namun Bilal hanya mengucapkan, Ahad…Ahad. Tidak mempan disiksa di padang pasir yang panas, lehernya diberi tali dan diseret, diarak di kota Mekah, namun Bilal hanya menjawab Ahad…Ahad. Sebagian orang berdalil dengan zikir Bilal ini untuk melegalkan zikir dengan lafal mufrad Allah..Allah.. Tentu saja ini adalah pendalilan yang tidak pada tempatnya. Karena beberapa alasan, Apa yang diucapkan Bilal adalah pujian untuk Allah. Bilal mengucapkan Ahad, Ahad, Dzat Yang Maha Esa, dan ini kalimat pujian untuk Allah. Bilal mengucapkan Ahad, Ahad, sebagai jawaban untuk paksaan orang musyrik agar Bilal menyekutukan Allah, dengan memuji Lata dan Uzza. Karena itu, sejatinya ucapan Bilal ini bukan kata tunggal, tapi jawaban untuk paksaan orang musyrik. Allahu a’lam Dijawab oleh ustadz Ammi Nur Baits Dewan Pembina Artikel ini didukung oleh Zahir Accounting. Software Akuntansi Terbaik di Indonesia. Agen Herbal Grosir dan Eceran. Anda juga dapat menjadi sponsor di video dan website dakwah di Network, silakan hubungi [email protected] untuk menjadi sponsor. 🔍 Bolehkah Suami Minum Susu Istri, Cara Sholat Masbuk, Air Ruqyah, Bulan Rajab, Cara Solat Witir 1 Rakaat, Doa Agar Cepat Melahirkan Dengan Selamat KLIK GAMBAR UNTUK MEMBELI FLASHDISK VIDEO CARA SHOLAT, ATAU HUBUNGI +62813 26 3333 28
Metode dzikir ada banyak sekali yang biasanya diamalkan secara umum, padahal terkadang di dalam wirit tersebut justru lebih luas lagi untuk dipakai. Bahkan masih banyak yang di perbincangkan secara umum saja lalu dipakai dzikir keseharian secara rutin, manfaatnya tentu baik dan bagus untuk diamalkan namun sudah tau lebih dalam belum amalan tersebut?Karena kan seperti biasanya, ada beberapa kalangan yang mempelajari metode dzikir secara ucapan obrolan lalu di kerjakan. Tak lama berselang mulai jenuh dan berhenti untuk dipakai, sebut saja dzikirLailahaillallahHu AllahDan dzikir diatas, terkadang dipakai secara acak atau hanya dipilih salah satunya saja lalu dipakai untuk dipahami 3 Metode dzikir ini hanya sebatas obrolan yang umum diketahui agar tidak salah kaprah untuk di amalkan. Bukan khusus!Seperti pada umumnya dzikir, baik setelah sholat sendiri atau berjamaah akan mengikutiSub bebera imam saat berjamaah atau sendiri akan menambahkan dengan kalimah Lailahaillallah. Akan tetapi, ada beberapa imam hanya menambahkan Dzikir dengan kalimah Lailahaillallah saja tanpa 3 yang lainnya tidak semuanya.Dzikir yang dibaca secara umum tetaplah baik dan bagus untuk diamalkan, karena semuanya tetap mengarah pada kebesaran Allah SWT. Merujuk pada dzikir kalangan khusus adalah Laillahaillallah, Hu Allah dan hanya Hu diketahui, metode dzikir ini hanua dipakai pada kalangan khusus saja, terutama seorang santri yang masih dibawah bimbingan guru. Karena, menurut salah seorang ulama sufi Syeikh Muhammad Ali Hanafiah, apapun tarekatnya ada 3 metode yaituZikir jasadDzikir jasad yang dimaksud kalimatnya adalah LailahaillallahZikir hati/ruhDzikir hati yang dimaksud kalimahnya adalah Hu AllahZikir sirr/nuraniSedangkan Dzikir Sirr yang dimaksud kalimahnya adalah HuJadi pengunaanya gimana? Sederhananya layak seperti umumnya orang berzikir akan membaca mengunakan tasbih dan berulang-ulang dan terus dari ketiga metode zikir tersebut tidak ada yang melebihi atau lebih utama dari yang lain kecuali kalimat Lailahaillallah sesuai dengan sabda Nabi. Jadi tidak ada ungkapan yang mengatakan bahwa tingkatan zikir yang tertinggi adalah " Hu " atau " Hu Allah " saja karena semuanya butuh prosea untuk tetapi, dalam latihan atau riyadah kita harus melewati dulu bagaimana meresapi kalimat Allah, Allah, Allah atau Hu Allah, Hu Allah yaitu zikir ruh kemudian baru belajar meresapi kalimat Hu, Hu, Hu yaitu zikir sirr. Hu sendiri artinya adalah Dia.Jadi, dalam belajar untuk meresapi dulu bagaimana melihat Allah dengan pandangan hati dan ini tentu bukan hanya di baca berdasarkan obrolan semata. Layaknya kita ngobrol dengan teman atau seseorang keluaran pondok pesantren lalu melayani cerita, kemudian di coba untuk di amalkan. Bukan, bukan seperti itu karena semua tingkatan orang mengunakan suatu ilmu ada tahap yang butuh dipelajari terlebih dahulu barulah digunakan untuk belajar apakah boleh kita amalkan? Tentulah boleh saja, namun akan lebih baik melaui bimbingan seorang guru. Dari sini juga, tulisan yang kami bahas pada artikel ini tidak akan terlalu jauh lagi agar tidak digunakan namun tanpa pemahaman, dicukupkan sampai disini saja!
- Kata Asmaul Husna pastinya sudah sering dengar dan diketahui khususnya bagi umat Islam. Secara makna, Asmaul Husna adalah nama-nama yang baik yang hanya dimiliki oleh Allah SWT. Nama-nama yang baik atau Asmaul Husna ini tertulis di ayat-ayat suci Alquran yang dibawakan oleh Nabi Muhammad SAW. Asmaul Husna yang dimiliki oleh Allah SWT ada sebanyak 99 nama. Tapi sebenarnya masih banyak nama-nama yang dimiliki oleh Allah SWT. Sedangkan yang wajib diketahui oleh umat manusia terutama umat muslim hanya 99 nama saja. Asmaul Husna merupakan nama sifat yang dimiliki oleh Allah SWT dan sangat berbeda dengan manusia. Hal ini dikarenakan Allah SWT merupakan sang pencipta tentunya tidak akan sama dengan mahluk apapun di alam semesta yang diciptakannya. Karenanya Asmaul Husna, nama milik Allah SWT ini sangat sempurna, indah dan agung serta terhindar dari sifat kekurangan. Dilansir dari berbagai sumber, memaknai dan mengetahui Asmaul Husna akan membuat seorang muslim paham akan kekuasaan dan kebesaran Allah SWT. Dalam Alquran Surah Thaha Ayat 8, Allah SWT berfirman اَللّٰہُ لَاۤ اِلٰہَ اِلَّا ہُوَ ؕ لَہُ الۡاَسۡمَآءُ الۡحُسۡنٰی “Allahu Laa Ilaaha Illaa huwa Lahul Asmaaul Husna” Artinya Tidak ada Tuhan Melainkan Allah. Dialah Allah yang memiliki Asmaul Husna atau nama-nama yang terbaik.” QS. Thaha ayat 8. Nama-nama yang baik dimiliki oleh Allah SWT atau Asmaul Husna bagi umat Islam memiliki khasiat dan manfaat. Umat Islam pun dianjurkan untuk mengamalkan Asmaul Husna. Namun yang paling utama mengamalkan Asmaul Husna adalah agar umat Islam percaya, yakin dan beriman kepada Allah SWT. Mengamalkan Asmaul Husna juga akan mempertebal keimanan seseorang. Baca juga 99 Asmaul Husna, Lengkap Beserta Terjemahannya Rasulullah SAW bersabda إِنَّ لِلَّهِ تِسْعَةً وَتِسْعِينَ اسْمًا ، مِائَةً إِلا وَاحِدَةً ، مَنْ أَحْصَاهَا دَخَلَ الْجَنَّةَ Artinya Sesunguhnya Allah mempunyai 99 nama, seratus kurang satu, siapa yang menjaganya maka dia akan masuk surga.” HR. Bukhari dan Ahmad. Berikut amalan-amalan bacaan Asmaul Husna yang dapat dibaca sehari-hari 1. Ar – Rahmaan الرحمن Maha Pemurah Barang siapa membaca Ya Rahmaan sebanyak 100 kali tiap selesai mengerjakan sholat fardhu, maka dengan izin Allah akan hilanglah sifat lalai dan lupa dalam dirinya. 2. Ar – Rahiim الرحيم Maha Penyayang Barang siapa takut terjerumus kepada perbuatan yang tidak disukainya, maka hendaklah ia berzikir dengan membacaa Ya Rahmaan Ya Rahiim sebanyak 100 kali setiap selesai mengerjakan sholat fardhu. 3. Al – Malik الملك Maharaja Barang siapa membaca ism ini dengan rutin tiap hari pada waktu matahari tergelincir sebanyak 100 kali niscayaa hatinya akan menjadi bersih, dan lenyaplah segala kekotorannya. 4. Al – Qudduus القدوس Maha Suci Jika seseorang yang memiliki hati yang bersih membacaa yaa Qudduus sebanyak 100 kali setiap hari, hatinya akan terbebas dari semuaa pikiran dan perhatian yang menimbulkan kesulitan, kekhawatiran, dan penderitaan bagi diri kita sendiri. Allah SWT akan mengobati semua penyakit ruhani kepada orang yang membacaa Asma Allah ini sebanyak – banyaknya setiap harii. 5. As – Salaam السلام Maha Sejahtera, Yang Memberikan Kesejahteraan Bacaan asmaul husna ini berfungsi mengusir bencanaa dan penyakit, sehingga jika dibacakan kepada orang yang sedang menderita sakit sebanyak 120 kali, dengan karunia Allah SWT penyakitnya akan sembuh selama ajalnya belum tiba. Jika bacaan ini dibacakan sebanyak 136 kali dengan suaraa keras sekedar bisa didengar oleh si sakit, sambil mengangkat tangan diatas kepalaa si sakit, Insya Allah orang yang sakit itu akan sembuh dengan izin Allah SWT. 6. Al – Mu’min المؤمن Maha Mengaruniakan Keamanan Barang siapa yang membacaa Asma Allah ini sebanyak 630 kali pada saat mengalami ketakutan, Allah akan melindunginya dari semuaa bencana, kecelakaan dan kerugian. Jika seseorang menuliskan Asmaa Allah ini di kertas atau dengan mengukirnya di cincin perak kemudian dipakai sebagai ta’wiz, maka keselamatan jasmani dan ruhaninya berada dalam tanggungan Allah SWT. 7. Al – Muhaimin المهيمن Maha Memelihara, Yang Maha Melindungi Barang siapa membacaa Asma Allah ini sebanyak 100 sesudah mandi dan sholat dua rakaat ditempat yang sunyi dengan memusatkan perhatian kepadaa Allah SWT, niscaya Allah akan menyucikan lahir dan batinnya. Allah SWT juga akan memperlihatkan kepadanya hal yang ghaib jika Asmaa Allah ini dibaca sebanyak 115 kali. Baca juga 99 Asmaul Husna dalam Bahasa Arab, Latin dan Artinya Serta Keutamaan Bagi yang Menghafalnya 8. Al – Aziiz العزيز Maha Perkasa Barang siapaa yang berdzikir dengan Asma Allah ini selama 40 hari, tiap harinya sebanyak 40 kali, niscaya Allah SWT akan menolongnya dan memuliakannyaa, sehingga ia tidak lagi membutuhkan bantuan seorang makhluk pun. 9. Al – Jabbaar الجبار Yang Maha Berkuasa, Maha Memaksa Barang siapa dengan sungguh – sungguh beriman kepadaa kekuatan Allah yang tak terkalahkan itu dan mengharapkan kekuatan dapat membaca yaa Jabbaar sebanyak 21 kali di pagi dan sore hari, Insya Allah diaa akan terhindar dari ancaman orang – orang yang zalim. 10. Al – Mutakabbir المتكبر Maha Megah, Yang Mempunyai Keagungan dan Kesombongan Jika seseorang membacaa yaa Mutakabbir sebanyak 10 kali sebelum bersenggama dengan istrinya, niscaya mereka akan mendapatkan anak yang sholeh. Orang yang membacaa Asma Allah ini secara istiqamah, kepadanya akan dikaruniakan kemuliaan dan keagungan. 11. Al – Khaaliq الخالق Maha Pencipta Jika Asma Allah ini dibacaa ditengah malam dan memahami maknanya di dalam hatinya, niscaya Allah akan secara khusus akan menciptakan untuknya seorang malaikat yang akan mendoakannyaa hingga akhir zaman, Juga berguna untuk menerangi hati dan wajah. 12. Al – Baari’ البارئ Maha Mengadakan, Yang Merencanakan Segala Sesuatu Jika Seorang wanita yang mandul berpuasaa selama 7 hari dan setiap hari setelah berbuka dengan air kemudian membacaa Yaa Baari’uu yaa Mushawwiru sebanyak 21 kali, Allah SWT akan mengaruniakan kepadanyaa seorang anak lelaki, Insya Allah. 13. Al – Mushawwir المصور Maha Pembentuk Jika seorang wanitaa yang tidak dapat memiliki anak dan percaya bahwa hanya Allah – lah Yang Maha Pencipta, kemudian dia berpuasaa selama 7 hari dan setiap berbuka puasa membaca yaa Khaaliq yaa Baarii’ yaa Mushawwir sebanyak 21 kali diatas segelas air dan berbuka puasa dengan meminum air ini, Insya Allah dia akan memiliki aanak. 14. Al – Ghaffaar الغفار Maha Pengampun Barang siapa yang membacaa Asma Allah ini sebanyak 100 kali setelah sholat Jumat, maka segala dosa – dosanya akan diampuni padaa minggu sebelumnya. Ketika amarah menyala di dalam hati seseorang, kemudian orang itu ingat dan membacaa yaa Ghaffaar, maka amarah itu akan reda. 15. Al – Qahhaar القهار Maha Mengalahkan Jika seseorang yang memiliki niat ikhlas di dalam hatinya untuk membebaskan diri dari kekuasaan hawa nafsu dan dari hasrat duniawi itu mengingat dan membacaa yaa Qahhaar sesering mungkin, niscayaa dia akan dapat mengendalikan hawa nafsunya. 16. Al – Wahhaab الوهاب Maha Pemberi Orang yang ditimpa kemiskinan hendaknya selalu membacaa Asma Allah ini atau menuliskannya untuk dikenakan sebagai ta’wiz. Atau membacanya sebanyak 40 kali dalam sujud terakhir dalam sholat Dhuha. Insya Allah, ia akan terbebas dari kemiskinan melalui jalan yang tidak disangka – sangkaa. 17. Ar – Razzaaq الرزاق Maha Pemberi Rezeki Jika seseorang benar – benar percayaa bahwa rezeki kita berasal dari Allah dan bahwa rumah tangganyaa membutuhkan rezeki tersebut, maka setiap selesai melaksanakan sholat subuh dia dapat membaca yaa Razzaaq sebanyak 10 kali di keempat sudut rumahnyaa, dimulai dari sudut kanan dan menghadap kiblat. Allah SWT akan menambahkan rezeki keluarganyaa. 18. Al – Fattaah الفتاح Maha Pembuka, Yang Menghilangkan Kesulitan dan Pemberi Keputusan Barang siapa yang meletakkan tangan kanannya didada setelah sholat subuh dan membacaa Asma Allah ini sebanyak 70 kali, Insya Allah hatinya akan bersih dari khayalan, kejahatan, egoisme, amarah dan kekotoran yang lainnya. Menerangi jiwanyaa dan memudahkan urusannya. 19. Al – Aliim العليمMaha Mengetahui Barang siapa membacaa Asma Allah ini sebanyak 100 kali secara rutin setiap selesai sholat fardhu, maka ia akan memperoleh kemampuan untuk melihat hal – hal tertentu yang luput dari perhatian orang dan memiliki iman yang kuat. Di samping itu, hatinya akan dipenuhi dengan ma’rifatullahi mengenal Allah. 20. Al – Qaabidh القابض Maha Menyempitkan Yaa Qaabidh adalah dzikir malaikat maut, Izrail. Barang siapaa dizalimi disarankan membaca yaa Qaabidh sebanyak 903 kali, makaa si zalim maupun kezaliman itu akhirnya akan hancur atau orang itu dilindungi dari keduanya. Barang siapa menuliskan ism Al-Qaabidh pada empat puluh keping roti selama 40 hari, maka ia tidak akan merasakan sakitnya penyakit dan diselamatkan dari lapar, haus, luka dan sebagainya. MG-HANIF RIZAL HIDAYAT
* ZIKIR ALLAH HU – HU ALLAH * by Zulkarnain Bandjar PERGERAKAN ZIKIR ALLAH HU PERGERAKAN ZIKIR HU ALLAH ** ZIKIR NAFAS ** Ilmu Hakekat Usul Diri Cara berzikir HU ALLAH hendaklah kita mulai dengan lafaz HU dari pusat kita, tarik nafas keatas hingga ke kepala tengadahkan kepala ke langit-langit kemudian hembuskan kuat dgn lafaz ALLAH dengan tenaga kearah pusat dan biarkan menular ke jantung, sebut kalimah HU ALLAH dengan jelas, perlahan jangan cepat serta ikuti mahrajnya dgn betul, selama melafazkan HU hendaklah panjang 2 Alif 4 harakat dan hembuskan dengan lafaz ALLAH pun dengan panjang yang sama, saat sampai di pusat tahan nafas sehingga dapat menyebut seberapa banyak HU ALLAH didalam satu nafas. Pada awal permulaan zikir hendaklah dibuat secara nyaring di mulut tetapi kemudian diperlahankan secara beransur-ansur sehingga tertutup mulut tidak kedengaran dilafazkan di mulut dan berzikirlah HU ALLAH didalam hati saja, berzikir sebanyak yang kita mampu dan buat secara istiqomah. Cara zikir ALLAH HU dimulai dengan lafaz ALLAH dengan panjang 2 Alif 4 harakat dari pusat naik ke kepala, tengadahkan kepala ke langit-langit, kemudian lafazkan HU dengan bertenaga hembuskan ke pusat hingga terasa mengalir di jantung kita, saat sampai kepusat tahan nafas hingga kita dapat menyebut ALLAH HU seberapa kali dalam satu nafas. Cara buat sama dengan yang diatas.
khasiat dzikir hu allah