Berikutinilah cara membersihkan kasur yang sering dilakukan oleh jasa dan dapat kamu lakukan sendiri: 1. Pastikan juga sikat yang kamu gunakan ini tidak mengandung banyak air agar tidak terlalu basah. Usahakan kamu mengetuk sikat terlebih dahulu saat akan menggunakannya untuk menyikat kasur agar tidak membuatnya lembab. Mengeringkan Kasur. Menggunkanhairdryer untuk mengeringkan rambut katanya bisa membuatnya rusak. Tapi penelitian terbaru mengungkapkan, membiarkan rambut kering secara alami justru membuat rambut lebih rusak. Bau badan dan kelembapan dapat merembes melalui lembaran ke kasur kasur air. Anda perlu membersihkan kasur sebulan sekali. Anda harus lebih sering mencuci tempat air jika seprai menjadi basah atau kotor. Anda juga perlu mendisinfeksi kasur. Ini akan meredakan bakteri yang dapat merembes melalui lembaran sebagai TipsMengeringkan Kasur Busa Dengan Tanpa Dijemur Posisikan kasur busa di dekat jendela rumah Pada umumnya setiap rumah pasti ada jendelanya. Kalau rumah gak ada Siapkan lap kering dan lap ke kasur busa Cek bagian kasur busa yang basah. Kemudian laplah dengan lap kering yang telah Gunakan hair Kemudian mengelap bagian yang basah menggunakan lap kering. Akan lebih baik, jika kamu menggunakan jenis lap kering yang mempunyai daya serap tinggi, seperti lap microfiber. Caranya pun mudah. Kamu tinggal menekan permukaan kasur yang tampak basah menggunakan lap beberapa kali. Bila sudah tampak tidak basah, biarkan kasur kering dengan sendirinya. CaraMembersihkan Spring Bed Teknik cuci spring bed dan kasur busa tidak berbeda. Hindari penggunaan air yang terlalu banyak. Kasur yang terlalu basah akan membutuhkan waktu lebih lama untuk menjadi kering dan bisa memicu pertumbuhan jamur. Berikut ini cara mencuci spring bed dan kasur busa secara efektif: Atasi noda baru secepat mungkin. . – Percaya tidak, bahwa ada cara untuk mengeringkan kasur tanpa dijemur? Kasur, memang menjadi tempat utama yang akan kita datangi ketika berada di kamar. Ya, kasur tidak hanya menjadi tempat untuk beristirahat. Namun, ada banyak aktivitas yang biasa kita lakukan di atasnya. Jadi tidak heran, jika kamu mendapati kasur yang terlihat kotor karena terkena tumpahan makanan, air mineral, hingga sisa make up. Tapi kini kamu tidak perlu khawatir, karena ada beberapa cara mengeringkan kasur tanpa harus dijemur di bawah sinar matahari. Mau tau? Yuk simak tipsnya! Lap Menggunakan Kain Kering Sumber Freepik Cara pertama yang bisa kamu lakukan adalah dengan menggunakan kain kering untuk mengelap area yang basah. Pastikan lap yang kamu pilih adalah lap bersih. Lalu, pastikan juga lap tersebut terbuat dari bahan yang mampu menyerap air dengan cepat. Letakkan lap tersebut di bagian kasur yang basah. Lalu, tekan bagian kasur tersebut hingga air terserap oleh kain. Meskipun terdengar mudah, cara yang satu ini bisa dilakukan untuk area kasur dengan tingkat kebasahan yang tidak terlalu banyak ya, Kinlov! Gunakan Hair Dryer Sumber Unsplash Cara kedua yang bisa kamu lakukan untuk mengeringkan kasur tanpa dijemur adalah dengan menggunakan hair dryer. Atur hair dryer dengan tingkat kepanasan yang paling tinggi. Tapi pastikan tidak terlalu dekat dengan kasur, berilah jarak sedikit. Kamu bisa melakukannya, selama kurang lebih 20 menit. Tapi ingat, cara ini tidak bisa dilakukan pada kasur yang masih sangat basah. Jadi, disarankan untuk menggunakan cara pertama terlebih dahulu, baru dilanjutkan dengan hair dryer. Keringkan dengan Kipas Angin Sumber Pixabay Indonesia sebagai negara dengan musim penghujan, tentunya ada saatnya di mana tidak ada sinar matahari sepanjang hari. Sehingga, untuk mengeringkan pakaian ataupun kasur pun memerlukan waktu yang lama. Akan tetapi, kamu bisa menggunakan kipas angin untuk mengeringkannya. Ya, alat yang satu ini, bisa kamu gunakan untuk mengeringkan kasur lho. Namun, sama halnya dengan menggunakan hair dryer, kamu juga harus membuat kasur terasa lembap terlebih dahulu dengan kain lap. Setelahnya, kamu bisa menyalakan kipas angin dan meletakkannya di depan area kasur yang basah. Namun, mengeringkan dengan kipas angin membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Jadi, sabar saja ya! Posisikan Kasur di Dekat Jendela Sumber Freepik Cara lainnya yang bisa kamu lakukan adalah dengan memindahkan atau meletakkan kasur di dekat jendela kamar. Udara yang didapat dari jendela, akan membuat kasur kering secara perlahan. Cara ini sangat cocok untuk kamu yang tinggal di rumah susun atau apartemen. Gunakan Matrass Protector Cara terakhir adalah dengan menggunakan matrass protector dari Kintakun. Kintakun memang memiliki berbagai jenis sprei berkualitas dengan beragam pilihan motif yang cantik. Akan tetapi, Kintakun juga menghadirkan matras protector sebagai pelindung kasurmu. Matrass Protector Kintakun Dengan matras protector dari Kintakun, tidak hanya menjaga kebersihan kasur, tapi juga membuat kasur terasa lebih nyaman. Karena, matras protector ini memiliki ketebalan sekitar 1 hingga 5 cm. Tentunya, membuat kasur menjadi lebih empuk dan tidur pun semakin nyaman. Matrass Protector Kintakun Untuk kamu yang tertarik untuk memilikinya, yuk langsung aja kunjungi official website Kintakun di sini atau marketplace kesayanganmu. Hanya dengan Kintakun, setiap hari jadi NyamanBersamamu. Sumber 5 Cara Mengeringkan Kasur Busa tanpa Dijemur. Bisa Bersih dan Wangi seperti Semula! Jogja, yang basah ketumpahan air, ketumpahan kuah makanan, terkena tetesan air hujan dari atap bocor, apalagi keompolan, pasti akan segera menguarkan aroma tak sedap. Lalu, dalam satu atau dua hari, jamur akan mulai tumbuh. Tapi, tenang saja, karena kasur Anda masih bisa diselamatkan. Anda dapat mengeringkan kasur dengan beberapa langkah sederhana, terlepas dari bagaimana kasur menjadi basah. Memanfaatkan sinar matahari langsung dan sirkulasi udara untuk mengeringkan kasur adalah cara yang paling masuk akal. Mau tahu tipsnya? Ceikodt ya! Serap Bagian yang Basah Cara mengeringkan kasur tanpa dijemur yang pertama adalah dengan menyerap area yang lembab menggunakan handuk atau kain kering, apa saja asal dapat menyerap air dengan baik. Taruh handuk di atas kasur yang basah, lalu tekan yang kuat menggunakan tangan Anda. Jika sudah, biarkan saja kasur mengering dengan sendirinya. Langkah ini dapat diterapkan kalau area kasur yang basahnya kecil. Cara ini menjadi patokan langkah awal sebelum Anda melakukan langkah-langkah alternatif lainnya di bawah ini, ya. Hair Dryer Langkah ini sebaiknya dilakukan jika Anda telah melakukan langkah di atas. Hal ini bermaksud untuk meringankan pekerjaan Anda. Kalau Anda sudah melakukan cara yang di atas, Anda tinggal mengeringkan permukaan kasur yang lembab saja dengan hair dryer, bukan kasur yang masih sepenuhnya basah. Siapkan hair dryer, atur dalam tingkat panas dan angin yang paling tinggi. Keringkan kasur dengan memberi sedikit jarak hair dryer jangan sampai menempel pada kasur selama 10 – 20 menit, tergantung seberapa lebar dan dalam bagian kasur yang basah. Setelah dirasa cukup, matikan hair dryer dan biarkan kasur mendingin dari panas hair dryer sebelum Anda menentukan kasurnya sudah kering atau belum. Ketika kasur sudah mendingin, coba pegang dengan tangan Anda, apakah kasur masih terasa lembab/basah? Jika iya, maka ulangi langkah dengan hair dryer sampai kasur benar-benar kering. Wet/Dry Vacuum Jika Anda punya wet/dry vacuum di rumah, Anda bisa memakainya dalam cara mengeringkan kasur tanpa dijemur. Anda dapat mengeringkan area kasur yang basah dengan cepat jika ada alat ini. Jangan pakai vacuum cleaner biasa karena dapat menimbulkan kerusakan listrik dan alat vacuum yang rusak. Bagi Anda yang belum tahu, wet/dry vacuum adalah vacuum yang dapat bekerja pada media basah atau kering. Meski vacuum cleaner wet/dry mampu melakukan hal tersebut, bukan berarti Anda bisa menggunakannya begitu saja, ya. Anda perlu melakukan beberapa penyesuaian terlebih dahulu sebelum mulai melakukannya. Vacuum cleaner wet/dry dilengkapi dengan filter yang bisa dilepas-pasang sesuai dengan kebutuhan. Saat ingin membersihkan kotoran yang kering, pastikan filter telah dipasang. Jika Anda ingin membersihkan kotoran yang basah, lepaskan filter. Pakai Pasir Kucing Cat litter alias pasir kucing bisa juga dipakai dalam cara mengeringkan kasur tanpa dijemur. Taburkan pasir kucing yang masih baru belum terpakai oleh kucing tentunya ke permukaan kasur/matras yang basah. Taruh kain atau handuk di atas taburan pasir. Tekan pasir kucing dengan tangan Anda agar air di dalam kasur terserap ke pasir. Setelah itu, diamkan selama 1 jam sebelum Anda menekan pasirnya lagi. Jika sudah, sedot semua pasir kucing dengan wet/dry vacuum. Karena pasirnya basah, pastikan Anda telah mencabut filter dan mengaktifkan mode “wet” pada vacuum, ya. Lakukan ulang jika kasur masih terasa basah. Simpan di Dekat Jendela Anda bisa juga menyimpan kasur di dekat jendela. Setelah menyerap sebagian besar basah yang bisa diserap dengan kain, angkat atau pindahkan kasur Anda ke dekat jendela. Kalau bisa, posisikan area yang basah berada paling dekat dengan jendela. Sinar matahari secara tak langsung dapat masuk melalui jendela, begitu pula dengan udara. Buka jendela Anda lebar-lebar jika cuaca sedang mendukung. Kipas Di Indonesia, pasti jarang yang punya penghangat ruangan. Tapi, kalau kipas semua orang pasti punya, dong? Jika cuaca sedang hujan terus, tidak ada angin yang cukup untuk mengeringkan kasur, Anda bisa memanfaatkan kipas angin. Sehingga, Anda tetap bisa mengeringkan kasur walaupun di dalam ruangan. Simpan dan arahkan kipas angin tepat pada area kasur yang basah. Ilustrasi, cara mengeringkan kasur tanpa dijemur andreypopov/getty images SEJUMLAH Daerah di Jawa Tengah dilanda banjir dalam sepekan terakhir. Di antaranya Semarang, dan daerah-daerah di pantai utara Jawa. Banjir selalu menyisakan lumpur, pakaian, dan barang-barang yang basah, tak terkecuali kasur. Tak hanya banjir, kasur basah juga bisa disebabkan atap rumah yang bocor karena hujan deras disertai angin sehingga air hujan masuk melalui celah-celah genting. Salah satu cara mengeringkan Kasur memang harus dijemur di terik matahari. Namun cuaca mendung dan hujan terus menerus sehingga tidak memungkinkan kasur dijemur di bawah matahari. Lantas, bagaimana cara mengeringkan kasur tanpa dijemur ? Berikut cara mengeringkan kasur tanpa dijemur yang bisa Anda lakukan, dirangkum dari berbagai sumber 1. Pakai hairdryer Jika Anda memiliki kasur yang tidak terlalu besar dan tebal, pengering rambut atau hair dryer masih bisa membantu. Melansir laman Tips Bulletin, mulai-lah dengan menyerap cairan berlebih sebanyak mungkin. Anda bisa menggunakan handuk kertas atau handuk penyerap. Berikan tekanan kuat saat Anda memaksa cairan keluar dari kasur. Ganti dengan yang baru saat handuk semakin basah. Lanjutkan dengan menggunakan handuk kering baru sampai Anda menyerap cairan sebanyak mungkin. Jika kandungan air sudah berkurang, Anda bisa mulai mengeringkan kasur dengan hairdryer. Tapi ingat, cara ini hanya akan efektif untuk kasur berukuran kecil dan tidak terlalu tebal. 2. Pakai kipas angin Dilansir dari CNNIndonesia, anda bisa mengeringkan kasur dengan dua kipas angin berukuran standar. Berdirikan kasur, simpan kipas angin di kedua sisinya dan nyalakan. Arahkan kipas sedemikian rupa sehingga udara bertiup di kedua sisi secara bersamaan. Anda juga dapat membuka jendela dan menyalakan kipas langit-langit untuk aliran udara maksimal. Cara ini akan membantu proses pengeringan. 3. Soda kue dan kertas Jika air sudah masuk ke lapisan dalam kasur, maka Anda perlu menaruh baking soda di atasnya. Melansir dari laman Hindustan News, soda kue akan menyerap air dari lapisan dalam dan bisa menghilangkan baunya. Selain soda kue, Anda juga bisa menggunakan kertas penyerap. Letakkan kertas koran tebal di atas kasur dan tekan. Dengan melakukan ini, kertas akan menyerap air. Anda juga bisa meninggalkan kertas di kasur selama 24 jam dan biarkan menyerap air. Meski mungkin hasilnya tidak maksimal dan membutuhkan waktu lama, cara mengeringkan kasur tanpa dijemur di atas tetap layak Anda coba. lna Kasur yang basah ketumpahan air, ketumpahan kuah makanan, terkena tetesan air hujan dari atap bocor, apalagi keompolan, pasti akan segera menguarkan aroma tak sedap. Lalu, dalam satu atau dua hari, jamur akan mulai tumbuh. Tapi, tenang saja, karena kasur Anda masih bisa diselamatkan. Anda dapat mengeringkan kasur dengan beberapa langkah sederhana, terlepas dari bagaimana kasur menjadi basah. Memanfaatkan sinar matahari langsung dan sirkulasi udara untuk mengeringkan kasur adalah cara yang paling masuk akal. Mau tahu tipsnya? Di simak ya penjelasan berikut…. 1. Serap Bagian yang Basah untuk mengeringkan kasur mengeringkan kasur dengan mengelap Cara mengeringkan kasur tanpa dijemur yang pertama adalah dengan menyerap area yang lembab menggunakan handuk atau kain kering, apa saja asal dapat menyerap air dengan baik. Taruh handuk di atas kasur yang basah, lalu tekan yang kuat menggunakan tangan Anda. Jika sudah, biarkan saja kasur mengering dengan sendirinya. Langkah ini dapat diterapkan kalau area kasur yang basahnya kecil. Cara ini menjadi patokan langkah awal sebelum Anda melakukan langkah-langkah alternatif lainnya di bawah ini, ya. 2. Hair Dryer sumber Langkah ini sebaiknya dilakukan jika Anda telah melakukan langkah di atas. Hal ini bermaksud untuk meringankan pekerjaan Anda. Kalau Anda sudah melakukan cara yang di atas, Anda tinggal mengeringkan permukaan kasur yang lembab saja dengan hair dryer, bukan kasur yang masih sepenuhnya basah. Siapkan hair dryer, atur dalam tingkat panas dan angin yang paling tinggi. Keringkan kasur dengan memberi sedikit jarak hair dryer jangan sampai menempel pada kasur selama 10 – 20 menit, tergantung seberapa lebar dan dalam bagian kasur yang basah. Setelah dirasa cukup, matikan hair dryer dan biarkan kasur mendingin dari panas hair dryer sebelum Anda menentukan kasurnya sudah kering atau belum. Ketika kasur sudah mendingin, coba pegang dengan tangan Anda, apakah kasur masih terasa lembab/basah? Jika iya, maka ulangi langkah dengan hair dryer sampai kasur benar-benar kering. 3. Wet/Dry Vacuum Jika Anda punya wet/dry vacuum di rumah, Anda bisa memakainya dalam cara mengeringkan kasur tanpa dijemur. Anda dapat mengeringkan area kasur yang basah dengan cepat jika ada alat ini. Jangan pakai vacuum cleaner biasa karena dapat menimbulkan kerusakan listrik dan alat vacuum yang rusak. Bagi Anda yang belum tahu, wet/dry vacuum adalah vacuum yang dapat bekerja pada media basah atau kering. Meski vacuum cleaner wet/dry mampu melakukan hal tersebut, bukan berarti Anda bisa menggunakannya begitu saja, ya. Anda perlu melakukan beberapa penyesuaian terlebih dahulu sebelum mulai melakukannya. Vacuum cleaner wet/dry dilengkapi dengan filter yang bisa dilepas-pasang sesuai dengan kebutuhan. Saat ingin membersihkan kotoran yang kering, pastikan filter telah dipasang. Jika Anda ingin membersihkan kotoran yang basah, lepaskan filter. 4. Pakai Pasir Kucing sumber Cat litter alias pasir kucing bisa juga dipakai dalam cara mengeringkan kasur tanpa dijemur. Taburkan pasir kucing yang masih baru belum terpakai oleh kucing tentunya ke permukaan kasur/matras yang basah. Taruh kain atau handuk di atas taburan pasir. Tekan pasir kucing dengan tangan Anda agar air di dalam kasur terserap ke pasir. Setelah itu, diamkan selama 1 jam sebelum Anda menekan pasirnya lagi. Jika sudah, sedot semua pasir kucing dengan wet/dry vacuum. Karena pasirnya basah, pastikan Anda telah mencabut filter dan mengaktifkan mode “wet” pada vacuum, ya. Lakukan ulang jika kasur masih terasa basah. 5. Simpan di Dekat Jendela sumber Anda bisa juga menyimpan kasur di dekat jendela. Setelah menyerap sebagian besar basah yang bisa diserap dengan kain, angkat atau pindahkan kasur Anda ke dekat jendela. Kalau bisa, posisikan area yang basah berada paling dekat dengan jendela. Sinar matahari secara tak langsung dapat masuk melalui jendela, begitu pula dengan udara. Buka jendela Anda lebar-lebar jika cuaca sedang mendukung. 6. Kipas sumber Di Indonesia, pasti jarang yang punya penghangat ruangan. Tapi, kalau kipas semua orang pasti punya, dong? Jika cuaca sedang hujan terus, tidak ada angin yang cukup untuk mengeringkan kasur, Anda bisa memanfaatkan kipas angin. Sehingga, Anda tetap bisa mengeringkan kasur walaupun di dalam ruangan. Simpan dan arahkan kipas angin tepat pada area kasur yang basah. Gimana? udah pada tahu kan caranya? ini beberapa tips untuk kita menjemur kasur agar bisa kering tanpa menjemur secara langsung di bawah terik matahari, cara ini sangan ampuh saat kita musim hujan seperti saat ini loh….Jangan lupa di share ya biar semakin banyak orang yang tahu dan berguna bagi sesama… Jangan lupa juga untuk mengunjungi Sosmed & Market place WeCare Springbed yaa… Tokopedia wecare Ofiicial Shopee wecarespringbed IG wecarespringbed tiktok WeCareOfficial JAKARTA, - Kasur basah akan segera memicu munculnya bau apek. Dalam satu atau dua hari, jamur mungkin mulai tumbuh jauh di dalam kasur. Dikutip dari Home Guides SF Gate, Rabu 28/12/2022, tidak semua kasur basah bisa diselamatkan. Jika kasur terkena banjir, kemungkinan besar air terkontaminasi dengan kotoran dan bahan kimia atau bahan bakar berbahaya. Dalam hal ini, meskipun Anda dapat membersihkan bagian dalam kasur secukupnya, jamur dari kelembapan yang tertinggal dapat menyerang tanpa terlihat. Kasur yang basah karena tumpahan, kebocoran air hujan, dapat diselamatkan, selama Anda bekerja dengan cepat dan mengeringkannya secara menyeluruh. Berikut cara mengeringkan kasur basah dengan cepat. Hilangkan kelembapan jika tumpahan atau area basah kecil dan kecil. Gunakan kain atau handuk bersih yang menyerap dan berikan tekanan sebanyak mungkin untuk memaksa kelembapan keluar dari kasur. Lanjutkan dengan pengering rambut alias hair dryer, atur pada panas tinggi. Pegang hair dryer beberapa inci dari permukaan kasur dan berikan panas setidaknya selama 15 hingga 20 menit. Biarkan area kasur menjadi dingin sepenuhnya sebelum menentukan apakah sudah kering atau belum. Setelah 30 menit, lanjutkan ke metode pengeringan lainnya. Taburkan pasir kucing bersih di atas permukaan kasur. Berikan tekanan pada sampah untuk memaksa kelembapan keluar dari kasur dan masuk ke penyerap yang lebih kecil. Letakkan handuk atau kain di atas pasir kucing sebelum ditekan, jika Anda mau. Tunggu satu atau dua jam dan tekan lagi. Sedot pasir dengan penyedot debu alias vacuum cleaner basah atau kering. Ulangi dengan serasah segar jika masih ada kelembapan, lalu vakum. Ikuti dengan panas dari pengering rambut atau lanjutkan ke metode pengeringan lain jika masih ada kelembapan. Balik kasur ke atas, di sisinya, dan kencangkan dengan aman di tempatnya sehingga setidaknya ada ruang udara 60 cm di kedua sisinya. Tempatkan kipas angin di ujungnya, tiup kedua sisinya, atau gunakan dua kipas angin untuk mengarahkan langsung ke kasur di kedua sisinya. Buka jendela di dalam ruangan dan nyalakan kipas langit-langit untuk menciptakan pergerakan udara sebanyak mungkin di dalam ruangan. Alternatifnya, bawa kasur ke luar. Siapkan alas atau sandaran, jika memungkinkan, seperti balok beton atau kuda-kuda, untuk mengistirahatkan matras dan memungkinkan pergerakan udara yang maksimal. Jika tidak, balikkan kasur dan sangga dengan aman. Biarkan kasur berada di luar di bawah angin dan matahari sampai kering. Percepat proses pengeringan dengan sepasang kipas angin, yang dihubungkan ke kabel ekstensi, diarahkan ke kasur. Kembalikan kasur ke dalam setelah benar-benar kering. Tips mengeringkan kasur basah Meski bagian luar terasa kering, kasur bisa tetap lembap di bagian dalam. Keringkan secara berlebihan daripada membiarkannya tetap sedikit lembap di bagian dalam. Kelembapan apa pun dapat dengan cepat menumbuhkan jamur dan jamur, yang mungkin memengaruhi kesehatan Anda atau keluarga. Untuk membuat lap pembersih yang menghambat jamur, seka permukaan kasur dengan larutan setengah alkohol gosok dan setengah air. Hindari menjenuhkan kasur, yang akan memperburuk masalah kelembapan.

cara mengeringkan kasur yang basah