HiFi Stereo amplifier merupakan amplifier berukuran kecil yang ditujukan untuk penggunaan speaker aktif. Kehadiran treble dan bass knob membuat Anda bisa mengatur karakter suara dari speaker sesuai dengan referensi Anda. Kehadiran port RCA sebagai input membuatnya bisa digunakan di berbagai jenis player.
S1di Teknik Informatika, STMIK Dharma Negara 1 thn. Fungsi Elco pada Speaker adalah untuk memotong frekuensi rendah atau biasa disebut BASS agar tidak masuk pada tweeter (speaker R L atau speaker kecil). Fungsi Elco pada speaker berhubungan dengan arus listrik. Fungsi Elco sendiri disebut sebagai penyimpan arus listrik yang searah DC.
Beberapasubwoofer aktif menggunakan mekanisme servo umpan balik berdasarkan gerakan sinyal yang dikirim ke koil suara. Sinyal umpan balik servo berasal dari perbandingan dari sinyal input melawan gerakan aktual.Subwoofer ini dimaksudkan untuk menambah rentan frekuensi rendah pengeras suara yang mencakup pita frekuensi yang lebih tinggi.
Kopiluwak merupakan jenis biji kopi yang termahal di dunia, sehingga sampai masuk ke Guiness Book of Records. 4 tahun belakangan ini harga kopi luwak di pasar internasional semakin meningkat, bahkan mencapai US$ 500/kg bentuk biji kering (kadar air 11,5%).
Padasaat teman saya tanyakan speaker dan peralatan apa yang mereka gunakan, ia hanya menyebutkan sebuah merek yang sudah sanat umum digunakan oleh gereja. 500 hz dapat memberikan aksen pada ambience di studio rekaman anda serta menambahkan kejernihan pada suara bass dan instrument string yang bernada rendah seperti cello, ataupun nada
Untukpengaturan bass, PAS 12SA15 dilengkapi juga dengan kemudahan pada pengaturan super bass control-nya yaitu untuk menambah level bass (nada rendah) menjadi lebih mantap dan menggelegar. Semua fitur tersebut dapat Anda sesuaikan pengaturannya melalui top panel dengan LED display yang ada di bagian atas speaker.
. Cara Menambah Efek Bass Pada Speaker – bagi teknisi elektronik, melakukan menngkatkan kualitas suara speaker merupakan hal yang mudah. Seorang teknisi hebat,biasanya tak pernah puas dengan hasil suara sound yang keluar dari perangkat intensifier atau speaker yang mereka rakit. Seringkali dijumpai suara sound yang dihasilkan terdengar baik dan halus pada saat volume di setel pada posisi rendah, namun terdengar sember dan agak pecah atau istilahnya drop pada suara bass dan sering bergetar tak karuan pada saat volume dimaksimalkan sampai 75% atau bahkan 100 %. Kenapa hal ini terjadi? padahal perangkat Speaker aktif atau intensifier dalam kondisi baru dari toko atau baru dirakit. Baca juga Cara Memutar Film DVD Di HP Android Kualitas suara bass dipengaruhi oleh beberapa hal, yaitu kualitas save part,jenis save part yang dipasang dan trafo. Trafo memengang peran yang paling penting dalam daya dorong output suara bass. amper atau kekuatan arus sangat dominan untuk menghasilkannya suara bass yang bulat dan halus. Semakin besarnya output yang dibutuhkan, dan semakin besar pula amper trafo yang kita butuhkan. semisal, Speaker aktif atau enhancer anda berkekuatan 150 watt stereo kiri 75 watt 7 kanan 75 watt. anda harus memasang trafo insignificant 10 amper pada catu daya agar suara bass yang dihasilkan full power dan jernih. Semisal pada in put control di PCB catu daya tertera 12 v and 0 pada trafo nol atau 24 v and 24 volt and CT pada trafo CT, akan keluar tegangan 12 V DC yang melalui dioda connect dengan besar arus 10 amper. Trafo sebesar 10 amper cukup kuat untuk menghasilkan suara bass yang jernih maupun besar dibandingkan dengan trafo 5 amper. karena anda menggunakan stereo yang artinyam tiap out sput speker R and L mendapat catu arus sebesar masing-masing 5 amper. Namun jika anda memasang 5 ampere, maka arus yang keluar pada masing speker hanya amper. Baca juga Cara Agar Suara Speaker Jernih Dan Tidak Pecah bisakah memakai trafo lebih dari 10 amper? tentu saja bisa, namun dioda connect yang anda harus pasang juga harus lebih besar kemampuan menahan arusnya. kalau anda menggunakan 4 dioda jenis silicon, maka sebaiknya anda memasang insignificant yang 3 amper. begitu juga elco channel nya juga harus anda naikkan nilai capasitasnya. contoh Trafo anda 20 amper dengan tenaga yang di lilit sekundernya 12 volt dan nol. Maka anda harus menggunakan 4 dioda silicon 3 amper dan elco channel negligible 6000 mf/50 volt 2 buah untuk trafo CT dipasang seri atau 1 buah elco mf dipasang paralel pada dioda. Semakin besar amper pada trafo, maka kapasitas elco juga harus semakin besar untuk meminimalisir kebocoran arus air conditioning yang mengakibatkan suara sound kasar dan kadang berdengung. baiaynya pasti akan lebih mahal, namun hasilnya akan jauh lebih baik. Faktor lain untuk meningkatkan kualitas suara bass pada sound adalah kualitas save part dan jenis yang digunakan. Semakin bagus kualitas save partnya, maka semakin baik hasil out put nya. Semisal radio-tape atau intensifier merk “polytron”. plytron terkenal dengan suara yang lebih halus dan sangat menonjol, sementaranya suara bass yang dihasilkan kurang kalau tidak digunakan sub-woofer. Biasanya Plytron menggunakan capasitor jenis tantalum di PCB dibandingkan capasitor electrolit elco. saya belum bisa membuktikan pengaruh faktor ini secara teori atau ilmiah,atau baca juga Mengenal Merk Kabel AUX Yang Bagus, namun pada ekperimen yang dan praktek yang sering saya lakukan, capasitor tantalum sangat baik untuk meningkatkan suara trebel dan hasilnya sangat halus harganya jauh lebih mahal dari elco. Sedang kan merk “Sony’ tekenal dengan suara bass nya yang lebih menonjol. Kebanyakannya capasitor yang digunakan di PCB adalah capasitor jenis elektrolit elco. Memang sering kita jumpai ada banyak jenis tantalum, namin tidak banyak pula dan kenanyakannya digunakan di rangkaian pada jalur trebel dan equlizer saja. Jika anda ingin memconanya, anda bisa menggabungkan karakteristik merk ternama ini untuk menghasilkannya suara bass an trebel yang halus dan besar. apalagi jika anda mengganti resistor biasa yang 5% dan berwarna dasar coklat dengan resistor 1 % yang harganya jauh lebih mahal dari resistor biasa. Baca juga Cara Agar Suara Speaker Ngebass Lebih Baik Suara Speaker aktif anda akan lebih baik dari sebelumnya dengan menggantikan komponen-komponen tersebut. Gunakanlah Transistor atau IC unique minta yang bagus ke toko agar kualitas suara yang dihasilkan menjadi jauh lebih bagus lagi. Terima kasih sudah melihat atau membaca artikel dari kami yaitu atikel, Cara Menambah Efek Bass Pada Speaker, dan jangan lupa di LIKE dan COMMENT.
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Cara Menambah Efek Bass Pada Speaker di RumahBanyak dijumpai bahwa masyarakat Indonesia lebih suka dengan speaker dengan bass yang tinggi. Mereka berlomba-lomba menerapkan cara menambah efek bass pada speaker. Sehingga menghasilkan getaran yang cukup speaker yang bagus memiliki keseimbangan antara nada yang rendah dan nada yang tinggi. Bisa dilihat bahwa speaker aktif keluaran Indonesia banyak yang sudah menonjolkan bassnya. Sebenarnya banyak hal yang bisa anda lakukan untuk menambahkan efek bass. Hal ini cukup dengan berbagai pengalaman yang menggembirakan. Perlu diketahui bersama bawa bass atau nada rendah merupakan sebuah frekuensi suara yang berada pada rentang 32 Hz hingga 512 Hz. NAda ini biasanya digunakan pada saat mendengarkan musik dangdut. Namun, masih banyak yang merasa bahwa bass pada speaker tersebut masih jauh dari kata banyak penyebab yang menjadikan bass kurang mantap. Salah satunya karena daya keluaran speaker yang cukup kecil. Seperti speaker Woofer atau subwoofer yang memiliki daya keluaran 1000 itu bisa juga karena salah penggunaan amplifier. Pasalnya amplifier 1000 watt harus dengan daya 1000 watt juga. Jika bertolak belakang maka bass yang dihasilkan kurang kamu membutuhkan modal besar jika melakukanna sendirian di rumah. Pasalnya banyak piranti dan komponen yang harus dibeli dengan harga fantastis. Jika kamu belum bisa memahami cara menambah efek bass maka akan kesulitan. Kamu memerlukan seorang pakar yang bisa membantu dalam hal ini. Dengan kata lain menjadi pembimbing agar penambahan efek bass bisa berjalan dengan juga tidak akan rugi, karena ada step by step yang harus kamu lakukan. Mulai dari langkah sederhana hingga langkah yang cukup rumit. Pastikan bahwa kamu sudah siap menyimak penjelasannya. Simak di bawah adalah cara menambahkan efek bass pada speaker anda di rumah. Sehingga bisa mendapatkan suara bass yang kamu inginkan. 1 2 3 4 Lihat Inovasi Selengkapnya
Sudah menjadi rahasia umum bahwa orang Indonesia memiliki preferensi audio yang lebih menonjolkan kemampuan bass yang besar. Umumnya speaker yang bagus memiliki keseimbangan antara nada rendah dan nada tinggi. Namun karena selera masing-masing orang berbeda, produsen speaker dituntut untuk memenuhi keinginan pasar. Untuk itu anda perlu mencari cara efektif menambah efek bass agar kualitas suara yang dihasilkan sesuai selera Anda. Cara Menambah Efek Bass, Dijamin Anti Gagal Sekarang ini demam mendengarkan lagu yang menonjolkan kemampuan bass yang besar tengah menjadi tren. Namun tanpa dukungan perangkat audio yang lengkap. hal itu akan sulit terjadi. Sistem audio rumah pada jaman dulu umumnya hanya stereo biasa, dengan loudspeaker 3 atau 2 way yang berguna untuk membagi suara. Range frekuensi hanya dibagi sesuai kemampuan speaker, sehingga pada saat bass tinggi maka suara akan menjadi kurang jernih. Namun produksi pabrik speaker sekarang ini lebih menonjolkan efek bass yang besar, terbukti dengan begitu banyaknya speaker dengan desain double woofer. Meskipun begitu, kita banyak menjumpai kualitas audio yang terdengar baik dan halus pada saat volume speaker rendah, namun pecah ketika volume suara naik hingga 75% sampai 100%. Bagi seorang teknisi elektronik, kegiatan meningkatkan kualitas suara speaker adalah hal yang mudah. Namun bagi orang awam, hal tersebut cukup sulit. Untuk itu anda perlu mencoba beberapa cara menambah efek bass, agar musik yang terdengar lebih menyenangkan. Cara Menambah Efek Bass Pada Musik Untuk menambah bass musik pada prosesor analog, putarlah tone control bass dari tengah ke kanan atau searah jarum jam. Posisi tengah pada control memiliki arti flat atau netral, maka dari itu untuk mengurangi bass putar ke arah kiri dan untuk menambah bass putar ke arah kanan. Pengaturan bass dengan prosesor digital sudah memiliki setting parameter yang lengkap, mulai dari High Pass Filter, Low Shelf dan High Self, Low Pass Filter, sampai Parametric Equalizer. High Pass Filter HPF atau Low Cut berfungsi untuk menyaring batas frekuensi yang dapat dikeluarkan oleh sebuah speaker. HPF 100Hz memiliki arti frekuensi mulai dari 100 Hz dan seterusnya dikeluarkan oleh speaker, sementara frekuensi dibawah 100 Hz tidak dikeluarkan. Suara bass berada di 100Hz ke bawah, sehingga dapat dilakukan denfan cara menurunkan HPF sesuai dengan kemampuan speaker memproduksi bass rendah. Anda dapat memperhatikan spesifikasi speaker dengan mempelajari frequency response. Cara yang kedua adalah apabila sistem menggunakan subwoofer. Aturlah Low Pass Filter LPF pada sekitar 95 Hz untuk subwoofer. Hal ini berarti untuk frekuensi 95 Hz ke bawah dan seterusnya dikeluarkan di subwoofer. Kemudian aturlah LPF pada 95 Hz untuk speaker, yang artinya frekuensi 95 Hz ke atas akan di keluarkan di speaker. Parametic Equalizer PEQ berfungsi untuk mengurangi atau menambah frekuensi yang dipilih, serta mengatur lebar bandwidth Q lebar frekuensi kanan kiri. Anda dapat memilih frekuensi 50 Hz hingga 80 Hz dan lebar bandwidth Q di angka 2 hingga 4, kemudian tambahkan 3 hingga 6dB. Selanjutnya pilih frekuensi Q dan dB sesuai dengan kemampuan speaker. Fungsi Low Shelf adalah untuk menambah dan mengurangi satu rentang frekuensi. Untuk low shelf 80 Hz berarti menambah atau menguragi frekuensi mulai dari 80 Hz ke bawah. Aturlah low shelf sekitar 80 Hz lalu tambahkan 3 – 6dB. Untuk mengangkat frekuensi yang rendah, mulailah dengan 80 Hz ke bawah. Semua fitur di atas terdapat pada prosesor digital Soundlab tipe K3800P, K6800P, dan K6800D. Cara Menambah Efek Bass Mikrofon Pada prosesor analog, menambah bass mikrofon dilakukan dengan cara memutar tone control searah jarum jam, dari tengah ke kanan. Posisi tengah disebut juga dengan posisi netral atau flat, sedangkan ke kanan artinya mengurangi bass dan ke kiri untuk menambah bass. Dengan menggunakan prosesor digital, pengaturan bass mikrofon sudah terdapat setting yang lengkap. HPF atau Low Cut berfungsi untuk menyaring batas frekuensi mikrofon yang boleh dikeluarkan oleh speaker. HPF 80 Hz memiliki arti frekuensi dari 80 Hz dan seterusnya dikeluarkan oleh speaker. Untuk mendapatkan bass mikrofon yang lebih rendah dapat dilakukan dengan cara menurunkan HPF. Parametric Equalizer berfungsi untuk mengurangi atau menambah frekuensi, dan juga untuk menentukan lebar bandwidth Q atau lebar frekuensi kanan dan kiri. Anda dapat memilih frekuensi mulai dari 200 Hz hingga 350Hz dan lebar bandwidth Q antara 1-2, lalu tambahkan 1-3dB guna mendapatkan bass mikrofon yang besar. Semua fitur tersebut bisa digunakan sebagai cara untuk menambah efek bass pada mikrofon. Cara Menambah Bass Efek Reverb/Echo untuk Mikrofon Prosesor digital dengan fitur lengkap seperti HPF, LPF dan Parametric Equalizer pada modul efek reverb / echo sangat dibutuhkan. Langkah yang harus dilakukan pun sama, yaitu dengan cara mengatur HPF dan equalizer khusus untuk efek reverb / echo. HPF reverb biasanya berkisar antara 200 hingga 300HZ, sedangkan HPF echo berkisar antara 100 hingga 200 Hz. Anda dapat mengatur boost 1-3 dB pada frekuensi sekitar 200-300 Hz, dan bandwidth Q sekitar Beberapa cara menambah efek bass diatas dapat Anda coba untuk menghasilkan kualitas suara yang diinginkan. Anda hanya perlu mengatur frekuensi agar bass dan musik bisa menghasilkan suara yang seimbang, tanpa merusak speaker yang ada. Sebagai informasi, semua fitur tersebut tersedia pada prosesor digital Soundlab tipe K3800P, K6800P, dan K3800D.
Mendengarkan musik menjadi hobi yang paling banyak digemari, tidak heran jika keberadaan speaker cukup penting bagi sebagian orang. Mungkin di antara kalian ada yang penasaran dengan cara membuat speaker biasa menjadi bass supaya suara musik yang keluar lebih enak terdengar. Bass menjadi salah satu elemen penting yang bisa membuat suara speaker mengeluarkan dentuman musik yang lebih enak didengar. Tanpa adanya bass, suara musik akan terdengar sember dan kurang bagus sehingga membuat telinga kurang nyaman. Harga speaker bass berkualitas tinggi terbilang cukup mahal sehingga banyak orang yang tidak bisa menjangkaunya. Tapi jangan khawatir karena pada artikel kali ini kita akan memberikan tips supaya speaker biasa di rumahmu bisa mengeluarkan suara bass yang enak di telinga. Setiap suara speaker keluaran terbaru pasti memiliki elemen bass, tapi tingkat volume bassnya berbeda-beda. Jadi terkadang membuat suaranya kurang bagus jika dibandingkan dengan speaker bass berkualitas tinggi. Lalu, bagaimana cara buat speaker bass dari speaker biasanya? Sebenarnya mudah, kamu bisa melakukannya dengan beberapa cara berikut ini. Mengubah Bentuk Box Speaker Cara membuat speaker biasa menjadi bass yang pertama, yaitu dengan mengubah bentuk box speaker. Cara ini umumnya hanya berlaku untuk speaker yang menggunakan body kayu atau pollywood. Bentuk box bisa mempengaruhi kualitas suara yang dikeluarkan speaker, mengubah box dengan ukuran dan bentuk yang tepat cukup efektif untuk menambah frekuensi bass. Semakin besar ukuran dan diameter box, maka output bass yang dihasilkan juga semakin tinggi. Gunakan Peralatan Penguat Bass Dengan menambah peralatan atau kit bass booster, kamu bisa mendapatkan suara bass yang lebih bagus dari sebelumnya. Kit bass booster merupakan alat penambah Bass speaker aktif yang bisa dapat dengan mudah di toko elektronik atau di marketplace. Setelah selesai memasangnya ke speaker, kamu bisa langsung mengatur tingkat bass sesuai keinginan. Supaya mendapatkan suara bass yang maksimal, sebaiknya pilihlah merk kit bass booster yang sudah terbukti kualitasnya. Pasanglah Kapasitor Jika kurang yakin menggunakan kit bass booster, kamu bisa menggunakan kapasitor untuk speaker bass. Kapasitor biasanya dibuat dengan beberapa komponen, di antaranya adalah resistor, kapasitor milar, dan potensio. Sebenarnya cara menambah bass dengan kapasitor bukanlah hal yang sulit, kamu cukup merangkai beberapa komponen tersebut lalu memasangnya ke speaker. Sebenarnya ada banyak sekali skema rangkaian kapasitor namun untuk di awal-awal sebaiknya gunakan rangkaian yang sederhana saja. Atur Bagian Amplifier dan Woofer Agar Seimbang Untuk mendapatkan hasil suara bass yang bagus, kamu perlu menyeimbangkan amplifier dan woofer. Tingkat amplifier dan woofer yang tidak seimbang akan membuat suara bass terdengar kurang maksimal. Perlu kamu tahu, semakin besar diameter woofer pada speaker maka frekuensi yang dihasilkan juga akan semakin rendah. Sehingga hasil suaranya terdengar lebih besar dan jelas. Bagian woofer yang bagus ialah woofer yang memiliki medan magnet yang kuat dengan diameter coil yang lebih besar. Supaya suaranya terdengar lebih maksimal, pastikan speaker milikmu memiliki dua woofer di bagian atas. Umumnya, produsen pembuat speaker memberikan keterangan mengenai tipe produknya. Ada beberapa tipe speaker yang dijual di pasaran, di antaranya tipe subwoofer, woofer, dan full range. Saat membeli speaker aktif biasa, sebaiknya pilihlah tipe speaker woofer. Ganti Driver Amplifier dengan Ukuran Watt yang Lebih Besar Cara membuat speaker biasa menjadi bass selanjutnya bisa dilakukan dengan mengganti bagian driver amplifier. Mengubah bagian driver amplifier menggunakan ukuran watt yang lebih besar akan membuat suara bass terdengar lebih maksimal. Ini karena ukuran watt pada driver amplifier memiliki pengaruh yang kuat pada tingkat bass yang dikeluarkan. Jika kamu tidak ingin direpotkan dengan memasang kit bass booster atau merangkai kapasitor, sebaiknya gunakan cara ini. Mengubah driver amplifier merupakan salah satu cara paling praktis untuk mendapatkan suara bass yang lebih maksimal. Namun, kamu membutuhkan biaya yang tidak sedikit untuk mengganti driver amplifier ke ukuran watt yang lebih besar. Ganti Tone Control dengan Settingan yang Lebih Detail Cara mengubah speaker biasa menjadi bass yang terakhir, yaitu dengan mengganti settingan pada bagian tone control. Dengan mengganti settingan tone control, kamu bisa mendapatkan suara bass yang lebih bagus dan seimbang. Cara ini juga bisa dijadikan sebagai alternatif lain jika kamu tidak mau mengganti bagian driver amplifier. Seperti yang telah dijelaskan di atas, biaya yang dibutuhkan untuk mengganti driver amplifier cukup mahal. Solusinya, kamu bisa mengubah settingan tone control lama dengan setingan baru yang lebih detail. Dengan menggunakan settingan tone control baru, kamu bisa mengatur suara speaker menjadi lebih balance dan enak didengar. Jadi itulah tadi beberapa cara membuat speaker biasa menjadi bass yang bisa kamu coba di rumah. Pastikan memilih cara yang tepat dan sesuaikan dengan budget yang kamu miliki.
Memang tidak mudah mengaplikasikan cara menambah bass pada speaker aktif layaknya suara subwoofer dengan daya tinggi, namun ada rangkaian penambah nada bass dan treble yang dapat dibeli terpisah sehingga suara speaker aktif jadi ngebass seperti sobwoofer bazooka. Ini tentu bukan cara instan, perlu adanya pemahaman skema menambah bass nendang sehingga dapat dibuat langsung menggunakan pengetahuan yang kita miliki. Memang memerlukan kesabaran dan biaya, namun dengan ketekunan tinggi bukan tidak mungkin hal itu jadi kenyataan. Daftar Isi1 Memaksimalkan blok tone Mengganti atau menambahkan komponen tertentu Pendahuluan Menginginkan perangkat audio menjadi lebih powerful tentu dambaan setiap orang, termasuk mengoptimalkan yang sudah ada misalnya melakukan modifikasi pada speaker aktif biasa agar menjadi subwoofer dengan nada bass yang lembut dan kuat. Fakta yang harus diterima meskipun sulit adalah bahwa Anda tidak akan mendapatkan bass yang sangat bagus dalam sistem suara yang tidak menyertakan subwoofer dan amplifier untuk mengangkatnya. Masalahnya adalah bahwa speaker yang digunakan pada rangkaian speaker aktif meskipun dengan merk yang bagus tidak cukup besar, dan amplifier stereo yang dipakai juga tidak cukup kuat untuk mereproduksi bass yang dalam dan bebas distorsi. Karena itu, meningkatkan kinerja speaker bawaan agar menghasilkan suara yang lebih powerful masih dapat menghasilkan beberapa hasil yang cukup kuat. Hanya melakukan penggantian speaker saja memang menempatkan beberapa batasan keras pada apa yang dapat Anda harapkan dari upgrade, tetapi bahan berkualitas lebih tinggi yang ditemukan pada speaker aftermarket dapat membuat dunia berbeda dalam kualitas suara keseluruhan dan respons bass. Masalah utama adalah bahwa bahkan speaker coaxial terbaik tidak dapat memegang lilin pada subwoofer yang sebenarnya, jadi meskipun dimungkinkan untuk mencapai respons bass yang lebih baik dengan peningkatan speaker yang sederhana, penting untuk meredam harapan Anda. Kualitas suara hampir pasti akan meningkat, tetapi bass tidak akan dapat lebih nendang seperti halnya perangkat audio kelas tinggi. Maka dari itu, disini kita akan coba memaksimalkan kinerja speaker aktif yang ada dengan beberapa kiat, meskipun terbilang simpel namun dapat dicoba dengan harapan memberikan efek bass yang lebih kuat dari sebelumnya. Memaksimalkan blok tone control Sebelum Anda mengeluarkan uang untuk meningkatkan bass Anda, penting untuk memastikan bahwa tidak ada yang terlewatkan dari apa yang sudah dimiliki. Misalnya, melihat kembali bagian tone control dari rangkaian speaker aktif bawaan, apakah sudah berfungsi maksimal? Ada baiknya melihat kembali tiap komponen yang ada mungkin ada yang bisa dimaksimalkan. Kontrol nada dapat berupa bilah fisik atau bilah geser di radio mobil Anda, atau Anda mungkin harus mengakses menu untuk menemukannya. Ketika semuanya gagal, buka manual pemilik Anda dan cari bagian tentang kontrol nada radio mobil. Jika Anda menemukan bahwa treble telah dinaikkan ke atas, atau bass telah diputar ke bawah, menyesuaikannya dapat memberikan hasil yang memuaskan telinga Anda. Dalam beberapa kasus, menyesuaikan fade untuk mendukung speaker belakang juga dapat membantu, karena mereka sering memiliki kerucut speaker yang lebih besar. Namun, tanpa semacam subwoofer, cukup memutar kontrol nada bass Anda hanya bisa melakukan begitu banyak. Kalau pengaturan tone control sudah maksimal, mungkin perlu melihat kedalam skema rangkaian yang digunakan, ada beberapa komponen yang dapat diubah sehingga menghasilkan suara dengan nada bass lebih baik dari sebelumnya. Artikel mengenai cara memaksimalkan kinerja tone control ini sudah pernah dibahas sebelumnya, terdapat beberapa komponen yang dapat dimodif sehingga menghasilkan bass yang cukup nendang, silakan baca disini Mengganti atau menambahkan komponen tertentu Ada cara lain yang dapat dilakukan untuk menghasilkan nada bass yang lebih maksimal. Adanya instalasi kabel yang kurang baik memberikan efek juga pada hasil suara yang keluar dari speaker. Untuk itu dapat dilakukan penggantian kabel menggunakan kabel dengan kualitas lebih baik, sehingga menghasilkan suara yang lebih kuat dari sebelumnya. Beberapa cara tersebut antara lain Mengganti kabel instalasi didalam speaker aktif dengan kabel yang memiliki kualitas lebih baik, mulai dari kabel pada tiap komponen, sampai kabel yang terhubung langsung dengan speaker Menata letak kabel dan pengaturan didalam speaker Menambahkan busa atau wool kedalam box speaker agar suara bass lebih maksimal Mengatur tata letak speaker aktif, misalnya penggunaan di dalam ruangan juga harus difungsikan dalam ruangan, jangan digunakan di ruang terbuka karena suara akan menyebar dan nada bass menjadi kabur Mengganti speaker bawaan dengan speaker yang memiliki fungsi woofer dengan kualitas terbaik, silakan pilih merk yang sesuai dengan daya atau watt dari rangkaian speaker aktif tersebut
alat penambah bass pada speaker aktif